Selasa, 07 Februari 2012

Motivasi Hidup


Motivasi Hidup

Pesan dalam kumpulan kata-kata mutiara ini tidak akan pernah menyentuh jiwa yang kerdil, pemalas, pesimis, mudah patah semangat, tidak percaya diri, serta tidak memiliki cita-cita!
  1. Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan (Robert F. Kennedy)
  2. Setiap pria dan wanita sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka (Brian Tracy)
  3. Percayalah pada keajaiban, tapi jangan tergantung padanya (H. Jackson Brown, Jr)
  4. Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan mungkin aku tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu (William Arthur)
  5. Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu (Sydney Smith)
  6. Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)
  7. Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda (Pope John XXIII)
  8. Alam memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara (La Rouchefoucauld)
  9. Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati (Caleb CC.)
  10. Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh (Mohandas Ghandi)
  11. Kegagalan tidak diukur dari apa yang telah Anda raih, namun kegagalan yang telah Anda hadapi, dan keberanian yang membuat Anda tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi (Orison Swett Marden)
  12. Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan (Annemarie S.)
  13. Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)
  14. Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras (Harry S. Truman)
  15. Sebagian orang mengatakan kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya (Louis L’amour)
  16. Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir (W.A. Nance)
  17. Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya (Victor Hugo)
  18. Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian (Francis Bacon)
  19. Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran (James Thurber)
  20. Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)
  21. Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi (J. Donald Walters)
  22. Sedikit sekali orang yang memiliki hartanya sendiri. Hartalah yang memiliki mereka (Robert G. Ingersoll)
  23. Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah nyanyian, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
  24. Orang yang bahagia bukanlah pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu (Hugh Downs)
  25. Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil (David Lloyd George)
  26. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (General Collin Power)
  27. Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kerjakan, orang lain mengukur kita dengan mengukur dari adap yang telah kita lakukan (Henry Wadsworth Longfellow)
  28. Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda (Aldous Huxley)
  29. Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi (Jawaharlal Nehru)
  30. Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan (Confusius)
  31. Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini (Samuel Taylor Colleridge)
  32. Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri Anda, yaitu di dalam cara berpikir dan bersikap (Fred Corbett)
  33. Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan (Elbert Hubbad)
  34. Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh (Confusius)
  35. Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri (Muhammad Ali)
  36. Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah (Thomas Alfa Edison)
  37. Semua orang tidak perlu malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana dari sebelumnya (Alexander Pope)
  38. Kita berdoa jika kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki melimpah (Khalil Gibran)
  39. Bagian terbaik dari seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain (William Wordsworth)
  40. Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari dengan batu, tapi membalas dengan buah (Abu Bakar Sibli)
  41. Apabila kamu tidak bisa berbuat kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, maka berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik (Nabi Muhammad Saw.)
  42. Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih (Lao Tse)
  43. Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak (Benjamin Franklin)
  44. Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain (Thomas Hardy)
  45. Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah dan gelombang itu (Marcus Aurelius)
  46. Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya. Tidak kelihatan olehnya walaupun nyata. Kecil di pandangnya walau bagaimana pun besarnya (Jalinus At Thabib)
  47. Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika semua orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan (Sir Francis Bacon)
  48. Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan (Johan Wolfgang Goethe)
  49. Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali nampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah melakukannya dengan baik (Evelyn Underhill)
  50. Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh (Andrew Jackson)
  51. Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai (Schopenhauer)
  52. Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Aldus Huxley)
  53. Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi (Ernest Newman)
  54. Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri (Martin Vanbee)
  55. Dalam masalah hati nurani, pikiran pertama lah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang terbaik (Robert Hall)
  56. Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu (William Feather)
  57. Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan yang sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika ia marah (Nabi Muhammad Saw.)
  58. Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berfikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berfikir seperti komputer (Sydney Harris)
  59. Orang-orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dengan cara yang berbeda (Dale Carnegie)
  60. Hati yang penuh syukur bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan induk dari segala kebajikan yang lain (Cicero)
  61. Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu (Benjamin Franklin)
  62. Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar (La Roucefoucauld)
  63. Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (Nabi Muhammad Saw.)
  64. Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri (Mary Mc Carthy)
  65. Kerendahan hati menuntun pada kekuatan, bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri (John McCLoy)
  66. Apapun tugas hidup kita, lakukanlah dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi (Marthin Luther King)
  67. Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)
  68. Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua : mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan tapi tak pernah memikirkannya (John Charles Salak)
  69. Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa (Denis Waitley)
  70. Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, itu bukan soal yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila Anda tidak pernah belajar makna persahabatan, Anda benar-benar tidak belajar apa pun (Muhammad Ali)
  71. Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah (Samuel H. Holdenson)
  72. Maafkanlah musuh-musuh Anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya (John F. Kennedy)
  73. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan Anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri (Benjamin Disraeli)
  74. Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikan (Alan Cohen)
  75. Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai (Imam Ali RA)
  76. Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi (Phytagoras)
  77. Bila rahasia sebuah atom dari atom-atom tersingkap, rahasia segala benda ciptaan, baik lahir maupun batin akan tersingkap, dan kau takkan melihat pada dunia ini atau dunia yang akan datang kecuali Tuhan (Syaikh Ahmad Al-Alawi)
  78. Lebih baik menjaga mulut Anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap Anda bodoh, daripada membuka mulut Anda dan menegaskan semua anggapan mereka (Mark Twain)
  79. Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki (Mahatma Ghandi)
  80. Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan (Albert Einstein)
  81. Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran (Corni Ten Boom)
  82. Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat (Abraham Lincoln)
  83. Kata yang paling indah di bibir umat manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “ibuku”. Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. (Kahlil Gibran)
  84. Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa (Kahlil Gibran)
  85. Seorang pecundang tak tahu apa yang dilakukannya bila kalah, tapi sesumbar apa yang dilakukannya bila menang. Sedangkan pemenang tak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang dilakukannya bila ia kalah (Eric Berne)
  86. Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Hersey Richards)
  87. Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan (Alexander Pope)
  88. Jadikan deritaku sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Yang Maha Esa (Bung Karno)
  89. Ia akan datang, dan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa – setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan tangan dan kaki terikat, apa bedanya? (Kabir)
  90. Satu-satunya yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri (Franklin D. Rosevelt)
  91. Saya melihat seorang pemecah batu sedang memukul sebongkah batu padas sampai seratus kali tanpa kelihatan retak sedikit pun. Tapi, pada pukulan ke seratus satu kali, batu itu pecah menjadi dua. Saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membelah batu, tapi semua pukulan yang sudah dilakukan sebelumnya (Jacob Riis)
  92. Jika Anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, Anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika Anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, Anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika Anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, Anda akan mendapatkan seluruh kedamaian (Ajahn Chah)
  93. Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)
  94. Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi (Abraham Maslow)
  95. Meski Anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati Anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikiran cinta, meskipun tak mengucapkannya, maka dunia pun akan terasa lebih terang (Ella Wheeler Wilcox)
  96. Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka (Brian Tracy)
  97. Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian (Abdullah Ibnu Mubarak)
  98. Kesempatan Anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan Anda pada diri sendiri (Robert Collier)
  99. Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang menderita karena terlalu banyak ambisi tetapi tak cukup berusaha (Dr. James Mantague)
  100. Nilai manusia, bukan bagaiman ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa yang telah ia perolah, melainkan apa yang telah ia berikan. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuha kepadanya (Ministry)
  101. Perhatikan perbedaan antara apa yang terjadi bila seseorang berkata, “Saya telah gagal tiga kali”, dan apa yang terjadi bila ia berkata, “Saya orang yang gagal”. (S. I. Hayakawa)
  102. Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang (Thomas Jefferson)
  103. Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu. Kedua cara tersebut membebaskan kita dari berfikir (Theodore Rubin)
  104. Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat daripada selalu benar karena tidak melakukan apa-apa (George Bernard Shaw)
  105. Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik (Henry Ford)
  106. Apapun fakta yang ada di depan kita tidak lebih penting dari sikap kita dalam menghadapinya, karena itulah yang menentukan keberhasilan atau kegagalan kita (Norman Vincent Peale)
  107. Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah hidup Anda melalui lingkaran Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membatu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda? (W. Clement Stone)
  108. Kita harus saling memaafkan dan kemudian melupakan apa yang telah kita maafkan (Andrew Jackson)
  109. Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda (Norman Vincent Peale)
  110. Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya (Jean Paul Reatcher)
  111. Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup (Norman Cousins)
  112. Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain (Confusius)
  113. Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang kali. Dengan demikian, kecemerlangan bukan tindakan, tetapi kebiasaan (Aristoteles)
  114. Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat (Leroy Eims)
  115. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi ide dan keputusan Anda. Dalam lima tahun ke depan, Anda lah – bukan mereka – yang harus hidup dengan pilihan yang Anda buat (Sarah Brklacich)
  116. Bukalah mata sewaktu berjalan, karena bisa saja Anda akan bertemu kesempatan. Adapun kesempatan itu sendiri buta. Peganglah erat-erat, karena kesempatan datang dan pergi tanpa memberitahu (Anonim)
  117. Sifat cinta sama seperti sifat air dan tanah. Apabila Anda tidak cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila Anda cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih (Hazrat Inayat Khan)
  118. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (Gen Collin Powel)
  119. Kita datang ke dunia ini sendiri, dan sendiri pula kita meninggalkannya. Di antara pintu masuk dan pintu keluar, kita menghabiskan waktu lain untuk mencari persahabatan (E. M. Dooling)
  120. Mereka yang tidak bisa memaafkan orang lain menghancurkan jembatan yang akan dilewatinya (Confusius)
  121. Tuhan menganugerahi Anda wajah, tapi kita harus memberikannya ekspresi (Anonim)
  122. Manusia tidak dirancang untuk gagal, tapi manusia-lah yang gagal untuk merancang (William J. Siegel)
  123. Hati Anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu (Hazrat Inayat Khan)

Kamis, 02 Februari 2012

Mencapai potensi hidup yang maksimal

Mencapai potensi hidup yang maksimal

Posted on December 30th, 2008 by by admin
Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir,
rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali kita terbentur oleh berbagai
kendala. Dan kendala terbesar justru ada pada diri kita sendiri.
Melalui karyanya, Joel Osteen menantang kita untuk keluar dari pola pikir yang
sempit dan mulai berpikir dengan paradigma yang baru.
Ada 7 langkah agar kita mencapai potensi hidup yang maksimal :
* Langkah pertama adalah perluas wawasan. Anda harus memandang kehidupan ini
dengan mata iman, pandanglah dirimu sedang melesat ke level yang lebih tinggi.
Anda harus memiliki gambaran mental yang jelas tentang apa yang akan Anda raih.
Gambaran ini harus menjadi bagian dari dirimu, didalam benakmu, dalam percakapanmu,
meresap ke pikiran alam bawah sadarmu, dalam perbuatanmu dan dalam setiap
aspek kehidupanmu.
* Langkah ke dua adalah mengembangkan gambar diri yang sehat. Itu artinya Anda harus
melandasi gambar dirimu diatas apa yang Tuhan katakan tentang Anda.
Keberhasilanmu meraih tujuan sangat tergantung pada bagaimana Anda memandang
dirimu sendiri dan apa yang Anda rasakan tentang dirimu. Sebab hal itu akan menentukan
tingkat kepercayaan diri Anda dalam bertindak. Fakta menyatakan bahwa Anda tidak akan
pernah melesat lebih tinggi dari apa yang Anda bayangkan mengenai dirimu sendiri
* Langkah ke tiga adalah temukan kekuatan dibalik pikiran dan perkataanmu.
Target utama serangan musuh adalah pikiranmu. Ia tahu sekiranya ia
berhasil mengendalikan dan memanipulasi apa yang Anda pikirkan, maka ia
akan berhasil mengendalikan dan memanipulasi seluruh kehidupanmu.
Pikiran menentukan prilaku, sikap dan gambar diri. Pikiran menentukan tujuan.
Alkitab memperingatkan kita untuk senantiasa menjaga pikiran.
* Langkah ke empat adalah lepaskan masa lalu, biarkanlah ia pergi…
Anda mungkin saja telah kehilangan segala yang tidak seorangpun patut mengalaminya
dalam hidup ini. Jika Anda ingin hidup berkemenangan , Anda tidak boleh memakai
trauma masa lalu sebagai dalih untuk membuat pilihan-pilihan yang buruk saat ini.
Anda harus berani tidak menjadikan masa lalu sebagai alasan atas sikap burukmu
selama ini, atau membenarkan tindakanmu untuk tidak mengampuni seseorang.
* Langkah ke lima adalah temukan kekuatan di dalam keadaan yang paling buruk sekalipun
Kita harus bersikap :” Saya boleh saja terjatuh beberapa kali dalam hidup ini, tetapi
tetapi saya tidak akan terus tinggal dibawah sana.” Kita semua menghadapi
tantangan dalam hidup ini . KIta semua pasti mengalami hal-hal yang datang
menyerang kita. Kita boleh saja dijatuhkan dari luar, tetapi kunci untuk hidup
berkemenangan adalah belajar bagaimana untuk bangkit lagi dari dalam.
* Langkah ke enam adalah memberi dengan sukacita. Salah satu tantangan terbesar
yang kita hadapi adalah godaan untuk hidup mementingkan diri sendiri.
Sebab kita tahu bahwa Tuhan memang menginginkan yang terbaik buat kita,
Ia ingin kita makmur, menikmati kemurahanNya dan banyak lagi yang Ia sediakan buat kita,
namun kadang kita lupa dan terjebak dalam prilaku mementingkan diri sendiri.
Sesungguhnya kita akan mengalami lebih banyak sukacita dari yang pernah dibayangkan
apabila kita mau berbagi hidup dengan orang lain.
* Langkah ke tujuh adalah memilih untuk berbahagia hari ini. Anda tidak harus menunggu
sampai semua persoalanmu terselesaikan. Anda tidak harus menunda kebahagiaan
sampai Anda mencapai semua sasaranmu. Tuhan ingin Anda berbahagia apapun kondisimu,
sekarang juga !
( Dikutip dari : Mencapai potensi hidup yang maksimal by Joel Osteen)

Selasa, 31 Januari 2012

PANDUAN ZIARAH KUBUR

BACAAN ZIARAH KUBUR DAN DO’A 
(Ijazah Alm. KH. Wahib Tamim) 

Memberikan ucapan salam kepada yang diziarahi 
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا وَلِيَّ اللهِ، جِئْتُكَ رَاغِبًا وَإِلَى قَبْرِكُمْ زَائِرًا وَمِنْ حَضْرَتِكُمْ مُسْتَشْفِعًا وَبِكُمْ مُتَوَسِّلًا أَنْتُمْ سَلَفٌ وَأَنَا بِالْأَثَرِ، يَغْفِرُ اللهُ لِي وَلَكُمُ الذُّنُوْبَ وَأَسْأَلُ اللهَ وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ. 
إِلَى حَضْرَةِ وَلِيِّ اللهِ ..... (di sebutkan namanya) اَلْفَاتِحَةْ..... 
اَلْفَاتِحَةْ 3× ، اَلْإِخْلَاصْ 3× ، اَلْفَلَقْ 3× ، اَلنَّاسْ 3× ، آيَةُ الْكُرْسِيّ 1× ، أَلَمْ نَشْرَحْ 1× ، إِنَّآ أَنْزَلْنَاهُ 1× ، وَالضُّحَى 1× .... 
Catatan: Boleh di tambah dengan surat yang lain 
PANDUAN ZIARAH KUBUR 
Ada golongan dari orang Islam garis keras, mereka mengatakan bahwa orang Islam yang melakukan ziarah kubur itu kafir, sebab menyembah kuburan, dan meminta-minta pada para Nabi, para wali dan orang sholeh yang telah meninggal dunia, seperti dalam tawassulnya orang yang ziarah tersebut. Mereka menganggap bahwa tawassul itu meminta-minta pada manusia, dan dari alasan itulah mereka menganggap orang-orang Islam yang ziarah kubur dan bertawassul adalah kafir. Padahal tawasul kepada Nabi, para wali, sahabat dan orang-orang sholeh merupakan salah satu cara atau perantara ketika berdo’a agar cepat diijabahi oleh Allah SWT karena mereka tentunya lebih dekat dengan Allah, diumpamakan kita sebagai orang biasa meminta sesuatu pada Presiden tapi dengan perantara orang yang dekat dengannya pasti lebih cepat dipenuhi permintaan kita dibanding kita sendiri yang meminta. 
Maka dalam hal ini, Islam memperbolehkan bertawassul, bahkan dianjurkan, sebagaimana firman Allah : 
يَآأَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا اتَّقُوْا اللهَ وَابْتَغُوْآ إِلَيْهِ الْوَسِيْلَةَ وَجَاهِدُوْا فِي سَبِيْلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ (المائدة : 35) 
“Wahai orang-orang yang beriman, bertaqwalah pada Allah, dan carilah jalan atau perantara yang mendekatkan diri kepada Allah, dan berjuanglah di jalan Allah agar kalian semua beruntung”. (QS. Al-Maidah : 35) 

Kalau kita melihat realita yang ada, tidak ada bagi orang-orang yang berziarah, baik orang bodoh, lebih-lebih yang alim, yang mempunyai keyakinan bahwa mereka menyembah kuburan atau berkeyakinan bahwa orang-orang yang ada di dalam kubur itu bisa memenuhi hajat yang diinginkan oleh mereka. 

Tujuan Ziaroh 
Dalam berziarah terdapat beberapa tujuan, antara lain: 
 Agar mendapatkan barokah dari para Wali, Kyai dan orang-orang yang sholeh. 
 Agar mudah terkabulnya do’a, disebabkan do’a tersebut dipanjatkan disamping orang-orang yang sudah dekat kepada Allah. 
 Untuk mengingatkan para zaa-irin (orang-orang yang ziarah), bahwa mereka akan mengalami sebagaimana yang dialami oleh orang-orang yang diziarahi. 
 Mengingat jasa-jasa yang telah dikorbankan oleh orang tua (para pendahulu). 
 Memintakan ampunan terhadap orang tua, saudara dan seluruh umat Islam serta meng-hadiahkan bacaan-bacaan yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. 

Tatakrama Ziarah Kubur 
Ada beberapa tatakrama yang harus diperhati-kan dalam ziarah kubur, yaitu: 
1. Menjaga kesopanan, baik perkataan maupun perbuatan, saat di lokasi makam. 
2. Peziarah dianjurkan duduk di sebelah barat makam (menghadap ke timur). 
3. Usahakan jarak antara posisi duduk dan makam kira-kira 1 meter (jika memungkinkan). 
4. Dalam mengambil posisi duduk dianjurkan lewat arah bawah makam (arah selatan/kaki mayit). 
5. Saat akan duduk membaca qasidah ziarah kubur terlebih dahulu, yaitu: 
سَلَامُ اللهِ يَا سَـادَةْ مِنَ الرَّحْمٰنِ يَغْشَاكُمْ...الخ 
6. Kemudian duduk dan mengucapkan salam kepada ahli kubur: 
اَلسَّلَامُ عَلَى أَهْلِ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَيَرْحَمُ اللهُ الْمُسْتَقْدِمِيْنَ مِنْكُمْ وَالْمُسْتَأْخِرِيْنَ، وَإِنَّآ إِنْ شَآءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ. 
Atau 
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا أَهْلَ الْقُبُوْرِ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، أَنْتُمْ سَلَفٌ مِنَّا وَنَحْنُ إِنْ شَآءَ اللهُ بِكُمْ لَاحِقُوْنَ . 
7. Membaca tahlil beserta do’a. 
8. Setelah selesai, lalu berdiam sejenak (mengheningkan cipta) seraya berdo’a dalam hati (meminta kepada Allah) agar dikaruniai: 
a) Tetapnya iman. 
b) Kejernihan hati. 
c) Keberkahan atas segala yang telah dikaruniakan. 
d) Keselamatan diri baik di dunia maupun di akhirat. 
e) Hajat yang dimaksud. 
9. Lalu membaca: 
مَـوْلَايَ صَلِّ وَسَلِّمْ دَائِـمًا أَبَـدًا  
عَلَى حَبِيْبِكَ خَيْرِ الْـخَلْقِ كُلِّهِمِ 3× 
هُوَ الْحَبِيْبُ الَّذِي تُـرْجَى شَفَاعَتُهُ  
لِكُلِّ هَوْلٍ مِنَ الْأَهْوَالِ مُقْتَحَمِ 3× 
يَارَبِّ بِالْمُصْطَفَى بَلِّغْ مَـقَاصِدَنَا  
وَاغْفِرْ لَنَا مَامَضَى يَا وَاسِعَ الْكَرَامِ 3× 
10. Dianjurkan keluar lewat arah bawah makam (arah selatan makam) 

Catatan. 
 Jangan sampai memohon pada ahli kubur, akan tetapi harus meminta pada Allah. 

BACAAN ZIARAH KUBUR DAN DO’A 
(Ijazah Alm. KH. Wahib Tamim) 
Memberikan ucapan salam kepada yang diziarahi 
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ يَا وَلِيَّ اللهِ، جِئْتُكَ رَاغِبًا وَإِلَى قَبْرِكُمْ زَائِرًا وَمِنْ حَضْرَتِكُمْ مُسْتَشْفِعًا وَبِكُمْ مُتَوَسِّلًا أَنْتُمْ سَلَفٌ وَأَنَا بِالْأَثَرِ، يَغْفِرُ اللهُ لِي وَلَكُمُ الذُّنُوْبَ وَأَسْأَلُ اللهَ وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ. 
إِلَى حَضْرَةِ وَلِيِّ اللهِ ..... (di sebutkan namanya) اَلْفَاتِحَةْ..... 
اَلْفَاتِحَةْ 3× ، اَلْإِخْلَاصْ 3× ، اَلْفَلَقْ 3× ، اَلنَّاسْ 3× ، آيَةُ الْكُرْسِيّ 1× ، أَلَمْ نَشْرَحْ 1× ، إِنَّآ أَنْزَلْنَاهُ 1× ، وَالضُّحَى 1× .... 
Catatan: Boleh di tambah dengan surat yang lain 

Do’a 
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ 
اللهم اجْعَلْ وَأَوْصِلْ وَتَقَبَّلْ ثَوَابَ مَا قَرَأْنَاهُ مِنْ قِرَاءَةِ الْفَاتِحَةِ وَاْلإِخْلَاصِ وَالْمُعَوِّذَتَيْنِ وَآيَةِ الْكُرْسِيِّ وَأَلَمْ نَشْرَحْ وَإِنَّآ أَنْزَلْنَاهُ وَالضُّحَى....... (disebutkan surat tambahan) هَدِيَّةً لِحَضْرَةِ وَلِيِّ اللهِ....... (disebutkan namanya)قَدَّسَ اللهُ رُوْحَهُ الْعَزِيْزُ (اللهم شَفِّعْهُ فِيْنَا 3× ) وَإِلَى أَرْوَاحِ أَوْلِيَآءِ اللهِ مِنْ مَشَارِقِ الْأَرْضِ وَمَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا أَيْنَمَا كَانُوْا وَكَانَ الْكَائِنُ فِي عِلْمِكَ وَحَلَّتْ أَرْوَاحُهُمْ. اللهم إِنِّي أَتَوَسَّلُ عَنْ وَلِيِّ اللهِ.............. (disebutkan namanya) بِحُرْمَةِ جَمَالِكَ الْبَاقِي وَوَجْهِكَ الْأَعْظَمِ وَبِحُرْمَة سَيِّدِنَا وَمَوْلَاناَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنْ تَقْتَضِي حَاجَتِي........... (mohonlah pada Allah apa yang dimintakan) يَا اَللهُ ٱسْتَجِبْ جَمِيْعَ دُعَائِي يَا مُجِيْبَ السَّائِلِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَآ أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ. آمين

WAKTU WAKTU SHOLAT

Waktu-Waktu Shalat Wajib
Allah mewajibkan kepada setiap muslim laki-laki dan wanita shalat lima kali dalam sehari semalam.
Waktu shalat wajib ada lima, yaitu:
1- Waktu dhuhur: mulai sejak tergelincirnya matahari hingga bayangan setiap benda sama seperti bendanya selain bayangan istiwa' (bayang benda pada saat matahari berada pada pertengahan langit), shalat dhuhur lebih baik dilakukan segera kecuali dalam kondisi yang sangat panas, sunnahnya diakhirkan sehingga panas menurun menjadi dingin, dikerjakan dengan empat rakaat.

2- Waktu asar: mulai sejak habisnya waktu dhuhur hingga matahari berwarna kekuning- kuningan. Dan waktu darurat (yaitu wajib dilakukan dengan segera) sampai terbenamnya matahari. Shalat ini disunnahkan agar segera dilaksanakan, dan jumlahnya empat rakaat.

3. Waktu maghrib: mulai sejak terbenamnya matahari sampai hilangnya mega-mega merah, dan shalat ini dianjurkan untuk disegerakan, dan jumlahnya tiga rakaat.

4- Waktu isya': mulai dari hilangnya mega merah sampai pertengahan malam,adapun waktu darurat, hingga terbitnya fajar kedua, jika memungkinkan dianjurkan untuk mengakhirkannya sampai sepertiga malam, jumlahnya empat rakaat.

5- Waktu subuh: mulai sejak terbit fajar yang kedua hingga terbitnya matahari, shalat ini lebih baik disegerakan, dan jumlahnya dua rakaat.

Cara mengetahui waktu shalat ketika tanda-tandanya tidak jelas:
Orang yang tinggal di sebuah negara di mana matahari tidak tenggelam sama sekali pada musim panas dan tidak terbit pada musim dingin, atau di Negara yang siangnya terus-menerus selama enam bulan, dan malamnya terus- Menerus selama enam bulan misalnya, maka mereka tetap wajib melaksanakan shalat lima kali dalam dua puluh empat jam, dan mengukur waktu pelakasanaannya dengan negera terdekat di mana waktu shalat fardhu bisa dibedakan antara satu waktu dengan yang lainnya.


Syarat-Syarat Shalat:
1- Suci dari hadats kecil dan hadats besar.
2- Badan, pakaian, dan tempat shalat suci dari najis.
3- Masuknya waktu shalat.
4- Memakai pakian bagus yang menutupi aurat.
5- Menghadap kiblat.
6- Niat. 
Disunnahkan bagi seorang muslim pada waktu shalat untuk memakai pakaian yang bagus dan bersih, karena seseorang lebih berhak berhias untuk Allah, dan batas pakian yang dipakainya sampai setengah betis atau di atas mata kaki, tidak boleh menutupi mata kaki, dan haram memanjangkan pakaian (samapai menutupi mata kaki) baik dalam shalat maupun di luar
shalat.

Aurat laki-laki antara pusar dan lutut. Adapun wanita, semua tubuhnya adalah aurat di dalam shalat kecuali wajah, kedua telapak tangan, dan kedua telapak kakinya, tetapi apabila dirinya berada di dekat jama'ah laki-laki maka dia mesti menutupi seluruh badannya. 
Sunnah melaksanakan shalat subuh pada saat waktu masih gelap lalu pulang dari masjid pada waktu masih gelap pula, atau pulang setelah Susana
agak tarang.


Hukum merubah niat dalam shalat:
1- Setiap amal harus disertai niat, dan tidak boleh merubah niat dari shalat tertentu kepada shalat tertentu yang lain, seperti merubah niat shalat asar kepada shalat dhuhur, dan tidak boleh juga merubah niat dari shalat sunnah mutlak menjadi shalat tertentu, seperti orang yang shalat sunnah kemudian merubah niatnya menjadi shalat subuh, namun boleh merubah niat dari niat shalat tertentu menjadi sunnah mutlak, seperti orang yang shalat fardhu sendirian, kemudian merubah niatnya menjadi sunnnah karena ada shalat jama'ah, misalnya.

2- Orang yang sedang shalat boleh merubah niatnya dari makmum atau sendirian menjadi imam, atau dari makmum menjadi sendirian, atau dari niat shalat fardhu menjadi shalat sunnah, namun tidak boleh sebaliknya. Orang yang sedang shalat (harus) menghadap ke ka'bah dengan badannya, sedangkan hatinya menghadap kepada Allah. Seorang muslim boleh memakai pakaian yang dia sukai, dan tidak ada pakaian yang haram baginya kecuali apa-apa yang telah diharamkan, seperti kain sutera bagi laki-laki, atau pakaian yang ada gambar sesuatu yang
memiliki ruh, maka pakian seperti ini diharamkan bagi laki-laki dan wanita, atau diharamkan karena sifatnya seperti orang laki-laki yang sedang shalat dengan memakai pakaian wanita, atau pakaian yang isbal (panjang sampai melebihi di bawah mata kaki), atau diharamkan karena cara mendapatkannya seperti pakaian hasil merampas, atau mencuri dan sebagainya. Sah hukumnya shalat di bagian bumi manapun, kecuali toilet, tanah hasil merampas, tempat-tempat najis, kandang unta, dan kuburan, kecuali shalat janazah, maka sah dilakukan di atas kuburan.
Apabila seorang yang gila telah sembuh, atau orang kafir masuk Islam, atau wanita yang haid telah suci setelah masuknya waktu, maka mereka wajib shalat pada waktu itu.

Apabila orang yang haid suci pada suatu waktu sementara dia tidak bias mandi kecuali setelah keluar waktunya, maka dia harus mandi dan shalat (untuk waktu itu) walaupun waktu shalat tersebut sudah keluar, demikian pula orang yang junub apabila dia telah terbangun, jika dia mandi dan matahari terbit karenanya, maka ia harus mandi dan shalat setelah terbitnya
matahari; karena waktu shalat bagi orang yang tidur adalah sejak dia terbangun.

Orang muslim wajib shalat mengahdap kiblat, jika dia tidak mengetahui arah kiblat dan tidak ada orang yang bisa ditanya, maka ia berijtihad dan shalat menghadap ke arah yang diduga dengan kuat bahwa itu adalah arah kiblat, dan dia tidak wajib mengulangi shalatnya apabila ternyata dia mengetahui setelah itu bahwa dirinya shalat tidak dengan menghadap kiblat. Sunnahnya adalah seseorang shalat di atas tanah, dan boleh shalat di atas permadani, atau tikar.
Barangsiapa yang hilang akalnya karena tidur atau mabuk, maka ia wajib mengqadha' shalat yang ditinggalkannya, demikian pula jika akalnya hilang karena perbuatan yang mubah, seperti tembakau dan meminum obat.

Etika Memandikan Mayit

Etika Memandikan Mayit
1. Haram melihat auratnya mayit, kecuali untuk kesempurnaan memandikan, seperti untuk memastikan bahwa air yang disiramkan sudah merata.
2. Wajib memakai alas tangan saat menyentuh aurat mayit, dan sunnah memakainya ketika menyentuh selainnya.
3. Mayit dibaringkan dan diletakan ditempat yang agak tinggi, seperti di atas dipan atau dipangku oleh tiga orang dengan posisi kepala lebih tinggi. Hal ini untuk mencegah mayit dari percikan air mandi.
4. Mayit dimandikan dalam keadaan tertutup semua anggota tubuhnya, bila tidak memungkinkan atau kesulitan, maka cukup dengan menutupi auratnya saja.
5. Disunnahkan menutup muka mayit, mulai awal memandikan sampai selesai.
6. Disunnahkan menggunakan air dingin yang tawar, kecuali cuaca dingin, maka boleh memakai air hangat.
7. Menggunakan tempat air yang besar, dan diletakan agak jauh dari mayit.
8. Sunnah mewudlukan atau mentayamumi mayit sebelum dimandikan.
Niat Mentayamumi Mayit
نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ لِاسْتِبَاحَةِ الصَّلَاةِ عَنْ هٰذَا الْمَيِّتِ/ هٰذِهِ الْمَيِّتَةِ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat mentayamumi mayit ini, guna diperbolehkannya menshalati, karena Allah
atau
نَوَيْتُ التَّيَمُّمَ عَنْ تَحْتِ قُلْفَةِ هٰذَا الْمَيِّتِ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat mentayamumi dalam kucurnya mayit ini, karena Allah

Niat Memandikan Mayit
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِهٰذَا الْمَيِّتِ/هٰذِهِ الْمَيِّتَةِ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat memandikan mayit ini, karena Allah

Niat Mewudlukan Mayit
نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ الْمَسْنُوْنَ لِهٰذَا الْمَيّتِ/هٰذِهِ الْمَيِّتَةِ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat mewudhukan mayit, sunnah karena Allah

Aturan Mengkafani Mayit
Tujuan mengkafani mayit adalah menutup seluruh bagian tubuh mayit guna menghor-matinya. Dalam hal ini ulama Fuqoha, memberi batasan tertentu sesuai jenis kelamin mayit. Batasan tersebut adalah :

1) Batasan Minimal
Batasan minimal mengkafani mayit, baik laki-laki atau perempuan, adalah selembar kain yang dapat menutup seluruh tubuh mayit.
2) Batas Kesempurnaan
a. Bagi mayit laki-laki, yang lebih utama adalah 3 lapis kafan dengan ukuran panjang dan lebar sama, dan boleh mengakafani mayit laki-laki dengan 5 lapis, yang terdiri dari 3 lapis kain kafan, ditambah sorban dan baju kurung.
b. Bagi mayit perempuan yaitu 5 lapis yang terdiri dari 2 lapis kain kafan ditambah kerudung, baju kurung, dan sewek (tapih).
Catatan.
 Sebaiknya kain yang digunakan untuk mengkafani mayit berwarna putih.
 Hendaknya meletakan kapas pada anggota berikut ini:
a. Mata
b. Lubang hidung
c. Telinga
d. Mulut
e. Dubur
f. Jidat
g. Hidung
h. Kedua siku
i. Telapak tangan
j. Jari-jari telapak kaki

Aturan Menshalati Mayit
Hal-hal yang terkait dengan menshalati mayit adalah mengenai syarat, rukun dan kesunnahan.
Syarat Shalat Mayit
1. Mayit telah disucikan dari najis baik tubuh maupun pakaian.
2. Orang yang menshalati telah memenuhi syarat sahnya shalat.
3. Bila mayitnya hadir, maka posisi musholli (orang yang shalat) berada di belakang mayit. Adapun aturannya sebagai berikut :
 Jika mayitnya laki-laki, maka posisi musholli berdiri lurus dengan kepala mayit.
 Jika mayitnya perempuan, maka posisi musholli lurus dengan pantat mayit.
4. Jarak antara mayit dan musholli tidak lebih dari 300 dziro’ (+ 150 M) hal ini jika shalat dilakukan di luar masjid.
5. Tidak ada pengahalang antara mayit dan musholli.
6. Bila mayitnya hadir, maka musholli juga harus hadir di tempat tersebut.

Rukun Shalat Mayit
1. Niat.
 Niat menshalati mayit perempuan.
أُصَلِّيْ عَلَى هٰذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَةٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat menshalati mayit perempuan, empat rokaat, fardlu kifayah karena Allah
 Niat menshalat mayit laki-laki
أُصَلِّيْ عَلَى هٰذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَةٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat menshalati mayit laki-laki, empat takbir, fardlu kifayah karena Allah

 Niat menshalati mayit lebih dari satu
أُصَلِّيْ عَلَى مَنْ حَضَرَ مِنْ أَمْوَاتِ الْمُسْلِمِيْنَ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَةٍ فَرْضَ كِفَايَةٍ لِلهِ تَعَالَى
Aku niat menshalati mayit-mayit muslim yang hadir, empat takbir, fardlu kifayah karena Allah

 Niat menshalati mayit ghoib laki-laki satu
أُصَلِّي عَلَى الْمَيِّتِ (اِسْمِ الْمَيِّتِ) الْغَائِبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَةٍ مَأْمُوْمًا / إِمَامًا فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى
Aku niat menshalati mayit…. Yang ghoib, empat takbir, fardlu kifayah karena Allah
 Niat menshalati mayit ghoib perempuan satu
أُصَلِّي عَلَى الْمَيِّتَةِ (اِسْمِ الْمَيِّتِ) الْغَائِبِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَةٍ مَأْمُوْمًا / إِمَامًا فَرْضًا ِلله تَعَالَى
Aku niat menshalati mayit…. Yang ghoib, empat takbir, fardlu kifayah karena Allah

2. Berdiri bagi yang mampu.
3. Melakukan takbir sebanyak 4 kali termasuk takbirotul ihram (اَللهُ أَكْبَرُ).
4. Membaca surat Al-Fatihah, setelah takbirotul ihram.
5. Membaca shalawat Nabi setelah takbir kedua.
Berikut ini contoh shalawat :
اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
6. Mendoa’an mayit setelah takbir ketiga.
Berikut ini do’anya :
اللهم اغْفِرْ لَهُ (ها) وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
7. Mengucapkan salam pertama setelah takbir keempat. Berikut ini salamnya :
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Kesunnahan Menshalati Mayit
1. Mengangkat kedua telapak tangan sampai sebatas bahu, lalu meletakkannya diantara dada dan pusar pada setiap takbir.
2. Melirihkan bacaan fatihah.
3. Membaca ta’awwudz sebelum membaca surat Al-Fatihah.
أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ
4. Tidak membaca do’a iftitah.
5. Membaca hamdalah sebelum membaca shalawat.
6. Membaca do’a setelah takbir keempat.
Ini do’anya:
اللهم لَاتَحْرِمْنَا أَجْرَهُ (هَا) وَلَاتَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ
7. Menyempurnakan salam 
اَلسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
8. Dilakukan di masjid.
9. Berdo’a untuk mayit yang masih kecil.
Ini do’anya:
اللهم اجْعَلْهُ (هَا) فَرَطًا لِأَبَوَيْهِ وَسَلَفًا وَذُخْرًا وَعِظَةً وَاعْتِبَارًا وَشَفِيْعًا وَثَقِّلْ بِهِ مَوَازِيْنَهُمَا وَأَفْرِغِ الصَّبْرَ عَلَى قُلُوْبِهِمَا وَلَاتَفْتِنَّهُمَا بَعْدَهُ وَلَاتَحْرِمْهُمَا أَجْرَهُ .

Aturan Mengubur
Sebelum mayit dikubur, semua peralatan dan liang kubur sudah siap.
Ada dua macam bentuk kuburan yang diajarkan oleh Islam:
1. Liang cempuri; Yakni liang kubur yang bagian tengahnya digali sekiranya cukup untuk manaruh mayit. Model ini untuk tanah yang gembur.
2. Liang lahat; Yakni liang kubur yang sisi sebelah baratnya digali sekiranya cukup untuk menaruh mayit. Model ini untuk tanah yang keras. Pada dasarnya liang lahat ini lebih utama dari pada liang cempuri.

Kuburan Ada Dua Macam Ukuran
1. Batas Minimal;
Yakni membuat kuburan yang dapat mencagah keluarnya bau mayit, serta dapat mencegah dari binatang buas.
2. Batas Maksimal;
Yakni membuat liang dengan ukuran sebagai berikut :
a) Panjang; 
Sepanjang mayit ditambah tempat yang cukup untuk orang yang manaruh mayit
b) Lebar;
Seukuran tubuh mayit, ditambah tempat sekiranya cukup untuk orang yang menaruh mayit.
c) Kedalaman: 
Setinggi postur tubuh manusia ditambah satu hasta.